Visi Misi

VISI MISI BADAN PENDAPATAN DAERAH 2016-2019

VISI

“Terwujudnya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah  dan Aparatur yang Profesional”

Penjelasan Makna Visi

Peningkatan Pendapatan Asli Daerah merupakan Tugas Badan Pendapatan Daerah Kab. Lombok Barat yang tertuang dalaam Peraturan Bupati Lombok Barat Nomor 10 Tahun 2016 tentang Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Badan Pendapatan Daerah Kab. Lombok Barat.

Dalam menjalankan tugas tersebut, Badan Pendapatan Daerah Kab. Lombok Barat harus didukung oleh Aparatur yang Profesional, dimana Profesional berarti tersedianya Sumber Daya Manusia yang berkualitas yang memenuhi kualifikasi di bidang perpajakan. memiliki etos kerja dan moral etika yang bersih.

 

MISI 

 Misi yang telah dirumuskan dan ditetapkan oleh Badan Pendapatan Daerah Kab. Lombok Barat adalah :

  1. Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah;

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah mengatur sistem perpajakan daerah yang bersifat closed system dimana Pemerintah Daerah tidak diperbolehkan melakukan inovasi bentuk pajak baru, hal ini dimaksudkan untuk melindungi arus perekonomian dan menciptakan iklim investasi yang kondusif. Oleh karenanya Misi meningkatkan pendapatan daerah dilakukan dengan cara melakukan pemutakhiran data wajib pajak (langkah intensifikasi) dan upaya pendataan terhadap wajib pajak baru (langkah ekstensifikasi).

  1. Meningkatkan Aparatur pelayanan pajak yang Profesional;

Misi ini merupakan upaya peningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perpajakan, penerapan pengelolaan organisasi pemerintahan dan operasional Badan Pendapatan Daerah Kab. Lombok Barat yang mengacu pada standar SPM dan SOP yang memadai sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi dapat terlenggara secara lebih efektif dan efisien.

  1. Mengembangkan sistem informasi dan data yang akuntabel

Faktor informasi dapat dikategorikan sebagai hal yang penting, sebab dengan kejelasan dan kelancaran arus informasi akan dapat mendukung lancarnya proses pencapaian tujuan organisasi.  Organisasi yang tidak memiliki informasi atau kebuntuan dalam informasi akan cenderung gagal dalam melakukan analisis lingkungan eksternal dan internalnya, karena aktifitas manajemen dalam suatu organisasi akan sangat membutuhkan informasi dalam pengambilan keputusan, pembuatan laporan dan sebagainya.

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Barat sebagai instansi  yang melayani dan mengelola pendapatan daerah di dalam melaksanakan fungsinya, tentu saja harus di dukung oleh informasi data yang akurat dan memadai, terutama yang berkaitan dengan informasi potensi penerimaan keuangan daerah seperti jumlah objek pajak/retribusi daerah maupun jumlah wajib pajak/retribusi daerah, sehingga didapatkan data yang riil dan valid. Sedangkan secara internal  penyampaian informasi dilakukan melalui hubungan vertical, hubungan horizontal dan hubungan diagonal, sehingga terjalin komunikasi yang lancar di dalam arus informasi demi mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

  1. Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pajak /retrebusi Daerah.

Kwalitas pelayanan artinya pelayanan yang diberikan dalam bidang administrasi pemerintahan, administrasi pembangunan dan administrasi umum kepada Wajib Pajak secara akomodatif, efektif dan efisien. Akomodatif yaitu mampu memenuhi tuntutan pelaksanaan kewenangan tugas dan fungsi Perangkat Daerah. 

Sambutan